Cinta Lentera Sukma
Jiwaku yang tersilami dari lautan aksara kini bengkit merona di lembabnya hati para penyejuk kalbu
Ku terpana namun kenapa masih merana?
Ah.. serumpun ungkap jiwa mudaku meluap-luap pada tingkatan aroma cinta yang melahirkan wangi dari lembah gelora
Ku puja kini diriku saja, namun ada lagi yang ingin ku manja.
Penenun asmara kini menyulam jubah asmara dengan jarum aksara pada kulit hatiku yang rindu pada berutas-utas kata mesra.
Oh… cinta lentera sukama..
Mengapa kau meyeretku dalam dekapan semak tanya hingga ku tersesat menelaah arti sebuah kerinduan yang di taburi benih-benih kasih…
Alfons Sroyer *Dalam gelapnya Cinta*. 12 Maret 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar