Jiwa terisi penuh dengan nada-nada tembang cinta.
Perasaan yang dalam kian mencekam
melewati arus kerinduan yang semakin hari
kian merambat ke dalam jemari-jemari buta untuk memilikinya.
Hati terpaut, terkikis didingnya oleh aksara-aksara surga…
Oh… sungguh indah raut rupamu.
Jiwakupun tak tahan menahan gempuran pusaka
berbalut kasih yang terlukis di garis senyummu….
Sungguh aku terbawa arus asmara yang terus mengoyak nadiku
dalam gelombang resah yang aku tak tau kemana arahnya.

yooo....perem yang mana ni???
BalasHapus